kecerdasan…
Ada yang menarik dari kuliah Artificial Intelegence (AI) yang baru saya ambil kemaren. Pada salah satu materi dijelaskan tentang kecerdasan itu sendiri.
Kecerdasan tingkat rendah dapat dicirikan pada beberapa hal:
- Kemampuan berkomunikasi. Tanpa kemampuan berkomunikasi, seseorang atau sesuatu, tidak akan bisa menunjukkan kecerdasannya. Kemampuan berkomunikasi di sini bersifat umum, yaitu kelima indra yang dimiliki manusia.
- Kemampuan merepresentasikan pengetahuan. Merepresentasikan pengetahuan di sini berarti kemampuan untuk menyimpan suatu data yang sederhana. Tidak berarti memori disimpan secara utuh, hanya sekedar jejak data sudah dapat dianggap sebuah memori. Memori di sini dapat digunakan untuk menggunakan sebagai pertimbangan dalam mengambil keputusan. Salah satu fenomena yang menunjukkan pengaruh dari memori dapat kita lihat pada orang yang mengalami trauma.
- Kemampuan membuat pilihan. Dari data yang didapat tadi dan data yang ada di memori, kemudian dapat diambil pilihan2 sederhana. Pengambilan pilihan ini tidak sama dengan berpikir. Berpikir menuntut kemampuan yang lebih kompleks dari mengambil pilihan seperti menggunakan memori-memori yang telah ada untuk kemudian di kerucutkan untuk menjadi suatu kesimpulan.
- Adaptasi. Adaptasi dapat diartikan sebagai kemampuan untuk belajar. Berbeda dengan merepresentasikan pengetahuan, adaptasi menuntut data yang didapat untuk diolah.
- Efisiensi. Efisiensi juga merupakan tanda adanya kecerdasan. Bahkan hewanpun memiliki kecenderungan untuk melakukan efisiensi. Salah satu contohnya adalah semut yang mengikuti jalur semut yang lain dan burung yang terbang secara bergerombol
Kesemua hal diatas berfungsi dalam kemampuan bertahan hidup. Intinya, tanpa kemampuan diatas, kita gak akan bisa bertahan hidup. Hal2 diatas bahkan dimiliki oleh hewan.
Salah satu pepatah yang berhubungan dengan AI adalah
Keledai tidak akan jatuh di lubang yang sama dua kali
pepatah diatas menunjukkan ciri kecerdasan berupa kemampuan untuk merepresentasikan pengetahuan. Luar biasa,,, ternyata para leluhur kita juga telah memikirkan hal yang berkaitan dengan konsep kecerdasan
Cerita diatas jangan terlalu dipercaya, maklum kuliahnya baru tiga kali pertemuan. Sangat disarankan untuk mencek ulang di sumber lain. Harap dikoreksi kalo ada yang tau…
7 tanggapan sejauh ini
Leave a reply
yang bikin Jakarta banjir terus tiap tahun berarti dudul orangnya
wakakakakak
na itu dia,,, dosen saya juga berhipotesis kalo orang indonesia punya memori yang agak pendek.
Banjir tu kan peristiwa yang terjadi secara periodik, masa kita gak bisa ngambil pelajaran. Gak kayak orang amrik yang sekalinya ada tsunami di Aceh, di Amrik sana langsung dipasangin pendeteksi tsunami.
satu lagi pepatah yang ngena
bangsa yang maju adalah bangsa yang belajar dari sejarahnya
ya, sekali lagi itu cuma hipotesis, tinggal kita yang ngebuktiin kalo itu emang bener ato nggak
Hore AI-nya Pak AI aku dapet B Zul!!
Siap-siap bikin makalah trus ntar UAS-nya presentasiin makalah 1 vs 1 ma dosen hihi..
Jul, kayaknya poin ketiga gw masih rendah. any advise\?
ah masa nda???
kalo nggak gimana bisa ngebuka internet?
gimana bisa buka wordpress ini?
gimana bisa ngasi komen di sini?
kan semuanya pilihan
maaf kalo tidak menjawab
maafkan saya yang ilmunya masih rendah ini
@aisar
o gitu ya sar,,,
harus bikin makalah juga???
tapi katanya si bapak mo ganti metode penyampaian kuliah. Katanya dia mo nyoba2 mana yang pas.
kita jadi kayak kelinci percobaan,,, hehehe
ha..ha.. gak tahan ketawa baca yang ini:
tahun lalu beberapa teman mengatakan saya lebih bodoh dari keledai karena kehilangan sepeda dua kali dalam sebulan dengan cara yang sama (masalah kunci).